Investment App Reimagined
Layar portofolio yang berperilaku seperti lantai bursa yang jadi namanya sendiri: angka yang selalu bergerak, warna untuk setiap suasana, panah yang menunjuk ke setiap harga.
Kunjungi nanovest.io- Klien
- Sektor
- Peran
- Tim
- Periode
- Permukaan

Ringkasan
Kebanyakan aplikasi investasi menenangkan pasar sebelum sampai ke layar: satu kartu portofolio yang lembut, hijau dan merah yang diredam, ticker yang disimpan di sudut yang jarang di-scroll. Eksplorasi ini bertanya sebaliknya, bagaimana kalau aplikasinya menyimpan keributan itu alih-alih menyembunyikannya, memampatkan lantai bursa sungguhan, ticker-nya, panahnya, hijau dan merah yang berebut baris yang sama, ke dalam satu layar potret.
Cakupan
- 01Arah konsep
- 02Eksplorasi bahasa visual
- 03Dashboard portofolio
- 04Sistem ticker & gerak
- 05Status harga berkode warna
- 06Layar detail saham & grafik
- 07Ikonografi
- 08Prototyping
Masalah
Semua aplikasi investasi bermain aman. Pasar yang dilacaknya tidak pernah begitu.
Layar portofolio biasanya bekerja keras untuk terlihat tenang: satu total, satu warna lembut, panah kecil yang nyaris tidak miring. Ketenangan itu sopan bagi siapa pun yang gugup melihat angka turun, tapi ia juga menghapus satu perasaan yang membuat investasi menarik sejak awal, denyut pasar yang hidup, angka yang bergerak, hijau dan merah yang berebut huruf yang sama.
Lantai bursa yang sesungguhnya tidak pernah bermain seaman itu. Ticker menggulir di atas kepala dalam kecepatan yang nyaris buram, layar-layar memperebutkan perhatian di ruang yang sama, dan satu saham bisa mengubah suasana satu ruangan secepat angka itu diperbarui. Tidak satu pun dari semua itu yang selamat sampai ke layar ponsel, tempat semuanya dihaluskan jadi satu kartu yang tenang.
Pendekatan
Memampatkan lantai bursa ke dalam satu layar potret.
Saldo portofolio duduk tepat di bawah pita ticker yang tidak pernah berhenti bergulir, dan seluruh latar pita itu berpindah antara hijau dan merah begitu saham yang dilacak berpindah, bukan sekadar semburat tipis, melainkan pergantian suasana penuh, lengkap dengan panah yang menunjuk persis ke arah harga baru saja bergerak.
Kripto dan saham masing-masing mendapat papannya sendiri: logo koin dan perusahaan bersanding dengan pil persentase yang membawa warnanya sendiri, jadi portofolio terbaca seperti dinding ticker, bukan spreadsheet yang berusaha bersikap lembut soal itu. Layar detail satu saham menyimpan energi yang sama, satu garis grafik yang melonjak dan menukik di atas kisi trading, tombol Buy dan Sell berdampingan seperti dua keputusan yang sedang diambil di lantai bursa itu sendiri.
Berita dan watchlist ikut dalam scroll yang sama dengan saldo, headline bergaya stiker tabloid yang berebut lirikan seperti berita finansial sungguhan, jadi memeriksa portofolio mulai terasa seperti melewati kios koran menuju lantai bursa, bukan membuka buku besar yang sepi.
Layar




