Nanovest Foreign Stocks
Biarkan investor Indonesia membeli saham yang tercatat di Hong Kong atau China dengan cara yang sama seperti membeli Apple: dompet yang sama, rak yang sama, tanpa aplikasi baru yang harus dipelajari.
Kunjungi nanovest.io- Klien
- Sektor
- Peran
- Tim
- Periode
- Permukaan

Ringkasan
Rak Nanovest sudah menampung emas, kripto, dan saham AS di satu dompet. Foreign Stocks menambahkan saham Hong Kong dan China daratan ke rak yang sama, sehingga investor Indonesia membeli saham tercatat Shenzhen dengan cara yang sama seperti mereka sudah membeli Apple.
Cakupan
- 01Wawancara stakeholder
- 02Riset masuk pasar HK & CN
- 03Model navigasi lintas aset
- 04Penetapan harga multi-mata uang
- 05Audit penggunaan ulang order-flow
- 06User flow
- 07Desain antarmuka
- 08Copy settlement & sesi
- 09Konfirmasi & error state
- 10Design QA
Masalah
Rak itu berhenti di perbatasan AS.
Nanovest sudah jadi satu dompet untuk emas, kripto, dan saham AS, semuanya terbaca dari satu saldo. Tapi investor yang membaca soal kebangkitan teknologi Hong Kong atau saham tercatat Shenzhen tidak punya tempat untuk bertindak di dalam aplikasi: ticker itu memang belum ada di Nanovest, jadi satu-satunya jalan keluar adalah broker lain, KYC lain, akun lain yang harus diingat.
Roadmap perusahaan sendiri membuat bentuk celah ini jelas: all-in-one baru berarti sesuatu kalau aset yang benar-benar diinginkan orang, bukan hanya yang sudah dibangun, hidup di bawah satu atap itu.
Pendekatan
Pasar baru, rak yang sama.
Foreign Stocks menjadi sebaris tab, bukan bagian aplikasi baru: US Stocks, HK Stocks, CN Stocks, dan Gold duduk dalam satu layar dengan chart portofolio yang sama di bawahnya, jadi berpindah pasar hanya satu ketuk, bukan tempat baru yang harus dipelajari.
Setiap pasar tetap punya widget indeksnya sendiri di bagian atas (HSI, HSCI, HSTECH untuk Hong Kong), sehingga seseorang bisa membaca suasana pasar sebelum membuka satu saham pun. Layar detail saham dan limit buy nyaris tidak berubah dari case saham AS sebelumnya, lengkap dengan chip harga cepat, jadi order dalam HK$ terasa sama familiarnya dengan order dalam USD.
Yang benar-benar berubah di baliknya ditampilkan di satu tempat saja, bukan tersebar di seluruh flow: layar processing dengan peta dunia menyebutkan apa yang sedang terjadi, saldo rupiah melewati tahap konversi valuta asing sebelum sampai ke saham tercatat Hong Kong, sehingga jeda satu-dua detik itu terbaca sebagai proses yang berjalan, bukan aplikasi yang macet.
Layar








